|
|
Halaman Depan > Dewa Dewi > Ba Xian > Zhongli Quan Mempelajari Tao Oleh: Cinthia Zhongli Quan berasal dari Yantai di propinsi Shandong [Shantung]. Ayah Zhongli Quan adalah seorang bangsawan. Sebagai anak laki-laki, Zhongli Quan gemar membaca. Ia juga mempelajari seni perang dan pedang. Semua kelebihan itu menjadi berarti dengan sifat Zhongli Quan yang sopan dan tidak segan-segan untuk membantu yang lemah dan tidak berdaya. Ia menjadi seorang Jenderal setelah dewasa. Suatu hari, Zhongli Quan memimpin pasukan untuk melawan Tufan, yang saat sekarang disebut Tibet. Karena pasukan Tufan lebih besar dan pasukan Zhongli Quan kurang pengalaman, akhirnya mereka dikalahkan. Keadaan memaksa Zhongli Quan melarikan diri. Di tengah kepanikan, Zhongli Quan hanya memacu kudanya secepat mungkin, tanpa memperdulikan arah dan tujuan. Kemudian dia sadar bahwa dirinya telah tersesat. Namun kelelahan membuat Zhongli Quan urung mencari jalan keluar. Secara tiba-tiba muncul seorang pendeta muda didepannya, dan mengantar Zhongli Quan ke suatu ladang pertanian. Pendeta muda tersebut memperkenalkan tempat itu sebagai tempat guru Donghua belajar Tao. Dan mempersilahkan Zhongli Quan untuk beristirahat di tempat tersebut. Namun Zhongli Quan tidak berani mengganggu orang-orang di sana dan hanya mondar-mandir sendiri. Tiba-tiba muncul seorang pendeta tua yang menyapa, "Bukankah anda Jenderal Zhongli Quan? Mengapa tidak masuk?" Zhongli Quan sangat terkejut. Ia sadar bahwa pendeta tua dihadapannya bukanlah orang sembarangan. Dengan perasaan lega ia langsung berlutut dan memohon agar sang pendeta bersedia mengajarinya Tao. Pendeta tua tersebut menerima Zhongli Quan sebagai murid dan mengajarinya seni keabadian. Zhongli Quan belajar Tao untuk waktu yang lama. Ketika Zhongli Quan menoleh ke belakang setelah dia berpamitan, tempat itu lenyap tanpa bekas. Dikemudian hari, Zhongli Quan bertemu dengan Dewa Huayang dan mendalami ajaran Tao lebih lanjut. Sejak saat itu, Zhongli Quan sering berkeliling seluruh negeri dan akhirnya dapat mencapai Tao dan menjadi Dewa. |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kerahasiaan - Pernyataan Pelayanan - Tentang Kami - Hubungi Kami Dilarang mengutip, memperbanyak, dan menerjemahkan sebagian atau seluruh isi halaman ini tanpa ijin dari SiuTao dan mencantumkan SiuTao (http://www.siutao.com) sebagai sumber. Copyright © 2000 - 2008 SiuTao. All rights reserved. |