|
|
Halaman Depan > Dewa Dewi > Ba Xian > Lu Dongbin Mencapai Keabadian Oleh: Cinthia Lu Dongbin lahir pada masa Dinasti Tang. Ayah dan kakeknya adalah pegawai pengadilan. Lu Dongbin sejak kecil sangat pandai. Dengan mudahnya ia mengingat dan menceritakan kembali ajaran-ajaran Confucius. Pada saat berada di Gunung Lushan, Lu bertemu dengan Pendekar Naga Api yang mengajarkan ilmu pedang tingkat lanjutan. Dua kali mengikuti ujian kenegaraan di ibukota, Changan, namun tidak satu pun yang memberikan hasil. Pada umurnya yang telah berkepala empat, Lu sangat sedih dan putus asa atas hidupnya. Suatu hari, Lu sedang minum-minum sendirian pada sebuah kedai arak, datanglah Zhongli Quan. Zhongli Quan bertanya kepada Lu Dongbin apakah boleh duduk satu meja dengannya. "Silahkan", jawab Lu. Zhongli Quan bertanya kenapa Lu terlihat begitu murung dan putus asa. Demi mengetahui ada orang yang bersedia mendengar segala kesedihannya, Lu Dongbin menceritakan semua permasalahan dan kekecewaan yang dialaminya kepada Zhongli Quan tanpa tersisa. Di tengah kesedihan, Lu minum dengan sangat kuat, sehingga akhirnya mabuk dan tertidur. Zhongli Quan membawa Lu ke gubuknya. Zhongli Quan memasak gandum sementara Lu masih tertidur. Dalam tidurnya, Lu bermimpi. Lu dapat lulus dari ujian kenegaraan dan menjadi sarjana. Pangkat dan jabatan yang dipegangnya terus naik dengan pesat. Ia juga hidup senang dan bahagia bersama keluarganya. Akhirnya Lu menjadi seorang perdana menteri selama beberapa tahun. Pada suatu hari Lu menyinggung perasaan kaisar baru yang takut akan pengaruh Lu. Seluruh keluarga Lu dihukum mati, dan dirinya diasingkan dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Ditengah ketakutan dan kecemasan, Lu terbangun. Sambil tersenyum, Zhongli Quan mengatakan kepada Lu bahwa mimpi yang dialami selesai sebelum gandum yang dimasaknya matang. Lu heran dan bertanya bagaimana Zhongli Quan dapat tahu bahwa dirinya bermimpi. Zhongli Quan memberi nasihat, "Kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah menjadi satu dengan Tao, dan kesengsaraan terbesar adalah menerima terlalu banyak dan kemudian susah untuk melepaskannya." Lu sangat kagum, dan memohon agar Zhongli Quan menerima dirinya sebagai murid. Zhongli Quan berkata bahwa Lu harus melewati ujian-ujian berat dahulu. Suatu hari, seluruh keluarga Lu meninggal dunia. Lu tidak patah semangat, yang dilakukan adalah mengatur penguburan bagi seluruh keluarganya dengan baik. Setelah lulus ujian, seluruh keluarganya hidup kembali. Suatu hari Lu bertemu dengan seorang penganut Tao yang menjajakan pil "Pasti Mati". Siapa saja yang memakan pil tersebut pasti akan meninggal dunia, tetapi dapat belajar Tao pada kehidupan selanjutnya. Tidak ada seorangpun yang membelinya. Lu memakan pil tersebut. Suatu saat, setelah ada kesepakatan dengan seorang pedagang, orang itu mengingkari kata-katanya. Tanpa membantah, Lu langsung membayarnya. Pada kejadian lain, Lu menghampiri seorang pengemis dan memberinya barang berharga. Bukannya mengucapkan terima kasih, sang pengemis memaki Lu Dongbin. Lu memaafkan kejadian yang menyakitkan itu. Saat Lu membeli sebuah bejana kuningan, Lu baru sadar pada saat sampai di rumah bahwa bejana yang dibawanya adalah bejana emas. Lu mengembalikan bejana tersebut kepada penjualnya. Di lain hari, Lu menghalangi seekor harimau besar yang akan menerkam sekawanan domba dan melindungi mereka dengan badannya. Akhirnya, harimau itu pergi. Pada suatu musim semi, Lu Dongbin sedang melintasi sebuah sungai bersama-sama para penduduk. Secara tiba-tiba arus sungai menjadi sangat deras, Lu tetap melintasi sungai dengan tenang. Ketika Lu sedang mencangkul, dia menemukan banyak koin emas. Mengetahui hal itu, Lu tidak mengambil koin emas tersebut, melainkan menutup lubang yang telah digalinya. Lu pergi untuk hidup menyendiri di gunung, dan suatu hari muncul seorang gadis cantik. Sang gadis memohon agar Lu bersedia tidur dengannya. Lu menolak. Saat Lu sendiri di rumah, banyak bayangan roh jahat muncul menyerangnya. Lu tidak takut sama sekali. Hari yang lain, muncul mahluk-mahluk mengerikan yang menuntut bahwa mereka dibunuh oleh Lu pada kehidupan sebelumnya dan ingin balas dendam. Lu tidak gentar. Tiba-tiba terdengar teriakan, dan semua hantu lenyap. Zhongli Quan muncul dan menerima Lu sebagai muridnya. Lu Dongbin berlatih Tao untuk waktu yang lama dan akhirnya menjadi Dewa. |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kerahasiaan - Pernyataan Pelayanan - Tentang Kami - Hubungi Kami Dilarang mengutip, memperbanyak, dan menerjemahkan sebagian atau seluruh isi halaman ini tanpa ijin dari SiuTao dan mencantumkan SiuTao (http://www.siutao.com) sebagai sumber. Copyright © 2000 - 2008 SiuTao. All rights reserved. |